ri 2026, bertempat di GBR Internasional 2. Kegiatan ini menjadi langkah awal kepengurusan dalam membangun sistem organisasi yang lebih terarah, solid, dan profesional. Acara tersebut menghadirkan Windi Triswandira dan Ravli Pahleviansyah, S.H. sebagai pemateri. Turut hadir pula Oky Mustofa selaku Ketua Dema, Ricky Anjas Syahputra sebagai delegasi Sema, serta para pengurus dan perwakilan organisasi mahasiswa lainnya.
Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa kepemimpinan memiliki tiga unsur utama, yakni pemimpin sebagai sosok pengarah, proses memimpin sebagai upaya menggerakkan dan membimbing anggota, serta kepemimpinan sebagai sistem nilai yang membentuk budaya organisasi. Ketiga unsur tersebut dinilai penting untuk menciptakan organisasi yang solid dan berintegritas.
Selain itu, peran ketua organisasi juga menjadi sorotan. Kepemimpinan diibaratkan seperti tubuh manusia, di mana ketua berfungsi sebagai kepala yang menentukan arah dan mengendalikan jalannya organisasi. Oleh karena itu, ketua dituntut memiliki visi yang jelas, kemampuan komunikasi yang baik, serta ketegasan dalam mengambil keputusan.
Pada sesi manajemen organisasi, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya perencanaan yang matang, pembagian tugas yang jelas, serta kerja sama tim yang efektif. Manajemen organisasi dipahami sebagai proses mengatur dan menjalankan program kerja agar tujuan yang telah dirancang dapat tercapai secara optimal.
Para delegasi memberikan tanggapan positif terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Salah satu perwakilan menyampaikan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dan terstruktur, sehingga mampu memberikan bekal yang kuat bagi pengurus dalam menjalankan amanah organisasi secara profesional dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan upgrading dan rapat kerja ini, HMPS Hukum Ekonomi Syariah diharapkan mampu memperkuat komitmen, meningkatkan sinergi antar pengurus, serta menghadirkan program-program inovatif yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa dan lingkungan kampus.


Posting Komentar