Bintan, hasta-sastra.com – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menggelar Pelantikan Akbar Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan dialog terbuka, Rabu (28/1/2026), di Auditorium Razali Jaya (GLR).
Kegiatan ini mengusung tema “Pemanfaatan Potensi Kemaritiman dan Daerah untuk Pembangunan Infrastruktur dan Pertumbuhan Ekonomi.” Momentum tersebut menjadi ajang estafet kepemimpinan mahasiswa sekaligus penguatan visi bersama dalam menggerakkan seluruh Ormawa di lingkungan STAIN Sultan Abdurrahman.
Dialog terbuka menghadirkan dua narasumber dari unsur legislatif daerah, yakni Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bintan, Suprapto, S.T., serta Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin, S.E., M.M.
Dalam pemaparannya, Suprapto menekankan pentingnya pemanfaatan potensi kemaritiman Kabupaten Bintan sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, sektor kelautan dan maritim memiliki peluang besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan guna mendorong pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal senada disampaikan Wahyu Wahyudin. Ia menilai letak geografis Kepulauan Riau yang strategis harus dimanfaatkan secara optimal melalui sinergi antara pemerintah, akademisi, dan generasi muda, termasuk mahasiswa. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci dalam memperkuat pembangunan berbasis potensi daerah.
Sementara itu, Ketua STAIN Sultan Abdurrahman, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa organisasi mahasiswa merupakan wadah pembelajaran penting. Ia menyampaikan bahwa berorganisasi tidak hanya sebatas menjalankan tugas kepanitiaan, tetapi juga melatih pola pikir, cara pandang, kemampuan menyusun strategi, mengelola kegiatan, serta membangun konsep pemikiran yang matang.
Pelantikan Akbar Ormawa 2026 diharapkan menjadi titik awal yang kuat bagi kepengurusan baru untuk berkontribusi secara aktif, kritis, dan solutif, baik di lingkungan kampus maupun dalam menjawab tantangan pembangunan daerah, khususnya pada sektor kemaritiman.




Posting Komentar